Juni 14, 2013

Soft Skill (leading to the real life)


            Soft skill, soft skill merupakan sebuah kegiatan pengembangan diri yang teraplikasi tentang penelitian, kegiatan kesehatan, sosialisasi,dll. Kegiatan ini merupakan kegiatan kedua yang diadakan Universitas Muhammadyah Surakarta yang mana kegiatan ini hanyabarudi lakukan oleh seluruh mahasiswa baru fakultas kedokteran, kegiatan yang kedua kalinya di selenggarankan tahun ini berjalan cukup lancar, soft skill juga merupakan kegiatan pengembangan diri mahasiswa yang di bentuk dalam kelompok-kelompok kecil, yang mana di sini sangat di perlukan kinerja teamwork agar kegiatan dapat berjalan lancar di sini juga di bentuk pembimbing yang sangat berpengalaman dari anggota BEM FK, soft skill yang berfungsi untuk memacu semua mahasiswa baru untuk masuk ke dunia nyata dengan membuat acara serta melatih menejemen merekadan jugabisa menimbulkan kekompakan di antara mereka sesama mahasiswa kedokteran,tetapi kadang-kadang ada juga yang  masih kurang dalam pelaksaan dari soft skill tersebut
            Demikian juga diungkapkan oleh gubernur BEM FK UMS Ahmad Dzaky, “Soft skill menurut saya merupakan kegiatan yang sangat bagus, kerena dengan adanya soft skill para mahasiswa bisa merasakan bagaimana cara membuat dan mengkoordinasi sebuah acara, meskipun belum begitu efektif, ini mungkin karena program ini masih banyak yang harus di benahi dalam kegiataan dan koordinasinya, sebenarnya diaakannya soft skill kerena kebanyakan dari mahasiswa belum mempunyai minat dalam mengikui telah di buat ,tetapi apabila mahasiswa telah semua mengikuti UKM mungkin kegiatan soft skill ini akan dihapuskan, tetapi untuk secara umumnya semua sudahbagus”.
           Menurut seorang mahasiswa kedokteran Hardistya novella yang di lansir saat pulang dari perkuliahan,”Saya lihat kegiatan ini bagus tapi masih kurang efektif untuk prosesnya karena menimbulkan kerjasama dari kelompok itu sangat sulit, karena diperlukan kesadaran dari setiap anggota untuk memulai segala kegiatan ini, saya rasa perlu perbaikan lagi dari proses kegiatan ini dan perlu banyak bimbingan dari setiap pelaksanaannya, tetapi dari keseluruhan konsep ini sangatlah bagus dan saya harap kalau kegiatan ini masih terus berlanjut harus adanya bimbingan dan perbaikan yang lebih bagus lagi dari tahun sebelumnya

Mata kami pun tak luput untuk melakukan wawancara tim redaksi dengan dekan FK UMS yaitu dr.Yusuf Romadhon, beliau mengatakan,”Sebenarnya soft skill ini dibuat untuk mahasiswa itu sangat erat hubungannya dengan kedokteran, karena di kedokteran itu dibutuhkan dua skill penting yaitu hard skill dan soft skill, untuk sekarang ini kebanyakan mahasiswa kedokteran memiliki soft skill yang sangat minim karena perbedaan dari watak tiap-tiap mahasiswa, dengan adanya kegiatan soft skill ini diharapkan mahasiswa mampu langsung berinteraksi dengan masyarakat serta bisa memanage waktu dalam membuat kegiatan dan dalam kehidupan yang akan kita jalani di masyarakat nanti,dan saya harap bagi mahasiswa-mahasiswa yang mempunyai bakat-bakat terpendam pun bisa melalui wadah ini menuangkannya, kami sebenarnya juga mempunyai wadah lain yaitu PKM yang mana di sana setiap mahasiswa yang hobi menulis atau meneliti bisa menuangkan di sini.(Ryanyusmadri/Re

SABAR GORKY TUNA DAKSA PENAKLUK ELBRUS


Beberapa hari ini mahasiswa fakultas kedokteran UMS di gemparkan oleh sesosok yang fenomenal. Bergelantungan dengan seutastali di dinding. Menaklukkan gedung kampus FK UMS dari sisi kesisi dengan hanya memiliki satu kaki. Beliau melakukan pekerjaan mengecat dinding sebelum peresmian bulan lima mendatang.
Beliau adalah Sabar Gorky seseorang yang terkenal sebagai tuna daksa berkaki satu penakluk ketinggian Indonesia bahkan Dunia. Banyak yang membicarakan beliau namun ragu untuk memastikanya. Pukul lima sore disela istirahat setelah selesai mengecat. Koran Limfosit menemuinya dan berbincang-bincang.
Satu pertanyaan yang membuat mahasiswa penasaran terlontar. Apa benar anda Sabar Gorky, dan jika memang benar kenapa anda mengecat di sini? Dengan senyuman dan keramahanya sabar menjawab “ya benar saya Sabar Gorky. Apa salah saya mengecat di sini?” Sabar berbalik bertanya.“ Tujuan utama saya di sini bukan untuk mengecat dan mencari uang namun untuk membagi ilmu saya (panjat tebing dan bergelantungan) kepada teman-teman saya, namun ada seseorang yang membutuhkan saya jadi serambi berbagi ilmu sekalian menghasilkan. Makanya saya ada di sini.” Jelas Sabar.
Setelah satu jam Koran Limfosit berbincang, Sabar Gorky banyak bercerita dan berbagi pengalamanya. Sabar Goky merupakan seorang tuna daksa beliau kehilangan seluruh kaki kanannya pada tahun 1996. Pada waktu itu Sabar sedang melakukan perjalanandari Solo, Bandung lalu ke Jakarta dengan naik kereta. Ketika kembali ke Solo Sabar terpeleset dari kereta tepatnya di stasiun Karawang yang mengakibatkan kakinya tergilas.
Pada usia 23 tahun Sabar mendapat tawaran dari temanya untuk bekerja membersihkan dan merawat kaca gedung tinggi yang berada di kota Solo. Sabar menerima tawaran tersebut walaupun dengan gaji yang pas-pasan dengan menaruhkan nyawa Sabar merasa bersyukur masih ada orang yang mengganggapnya. Berawal dari situ Sabar mulai mempelajari ilmu panjat tebing yang berhubungan dengan tali menali.
Kebiasaan membuatnya menjadi ahli dibidang tersebut hingga pada suatu saat Sabar memiliki keinginan untuk mendaki gunung. Namun karena kekurangan yang dimiliki sabar harus berlatih cukup lama. “Saya pada awal sebelum mendaki gunung harus berlatih selama 6 bulan baru diperbolehkan mendaki” jelasSabar.
Namun karena keinginan dan tekat yang kuat akhirnya Sabar mulai mendaki gunung yang ada di Indonesia. Beberapa gunung yang dapat ia taklukkan adalah gunung Merapi, Merbabu, Lawu, Sindoro, Sumbin, Semeru, Rinjani, Gededan Pangrango. Lalu sabar mencoba untuk mendaki beberapa gunung tertinggi di Dunia seperti gunung Kilimanjaro gunung tertinggi di Afrika dan gunung Elbrus yang merupakan gunung tertinggi di benua Eropa. Bukan hanya itu dia juga pernah menjadi juara panjat dinding “selain manjat gunung saya juga pernah juara panjat dinding di Korea Selatan dan juara empat kejuaraan para climbing di Prancis”.
Sabar mencapai puncak Elbrus tepat pukul 16.00 waktu setempat pada tanggal 17 Agustus 2011 yang menuliskan sejarah bahwa dia adalah pendaki bahkan pencapai puncak Elbrus pertama yang hanya memiliki sebelah kaki.
 Dari kegigihanya dalam mendaki puncak Elbrus teman-temanya dari Moskow menyematkan nama penghargaan kepadanya yaitu Gorky, sesuai nama legendaries Moskow Alexey Maximovich Peshkov yang di panggil Gorky Karena kegigihan menjalani berliku-liku kehidupnya.
Berkat kesuksesannya tersebut Sabar mendapat beberapa penghargaan dan sambutan yang luar biasa dari bapak Presiden Indonesia. “Saya merupakan orang cacat yang tidak memiliki kaki pertama yang sampai di puncak Elbrus, lalu bapak presiden Susilo Bambang Yudhoyono menelpon saya ketika saya di puncak, namun karena kami harus turun kembali sehingga pak presiden dapat berbicara dengan saya ketika di ketinggian 3.000 meter setelah kami turun dari puncak yang hampir memiliki ketinggian 5.000 meter”. Cerita Sabar.

Beberapa pesan juga disampaikan oleh Sabar Gorky kepada mahasiswa FK UMS “Teruslah belajar menempuh ilmu hingga menjadi dokter. Jika sudah menjadi dokter jangan lupa berinteraksi sosial yang baik kepada masyarakat. Ya setidaknya senyum seorang dokter saja sudah bias mengobatisi pasien. [BHW/Re]

5 BULAN TIDUR IMM FK UMS DIPERTANYAKAN


Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) merupakan organisasi eksternal yang diinternalkan didalam lingkungan Universitas Muhammadiyah Surakarta. IMM terutama di Fakultas Kedokteran UMS memiliki kegiatan yang cukup banyak seperti khitan masal, bedah film, kajian, training kader (darul arqam dasar), bakti sosial dan lain sebagainya.
Namun pada 5 bulan terakhir ini IMM FK sedang vacum. Kegiatan terakhir yang dilakukan adalah bakti sosial yang dilakukan di Kabupaten Boyolali pada bulan November 2012 lalu. Setelah kegiatan tersebut samapai sekarang IMM benar-benar vacum tanpa kegiatan sama sekalai. Sodara manggala anggota IMM bidang SOSMA mengatakan “IMM FK sekarang lagi vacum kurang lebih 5 bulan. Seharusnya sudah reor bersamaan dengan BEM. Karena masa jabatan IMM dari mulai reor dan berakhirnya sama dengan BEM”.
Ketika ditanya apa penyebab IMM FK tidak segera reor sodara manggala menjawab “mungkin karna kegiatan anggota yang cukup sibuk dengan kuliah sehingga menunggu waktu yang tepat”. Namun sodara Rahayu menyebutkan “IMM FK kemarin sudah siap untuk reor namun ada berkas yang hilang dan belum siap”.
Untuk memastikan kenapa IMM FK vacum dan belum diadakan reor koran Limfosit mencoba berhubungan dengan ketua IMM FK sodara Arif. ketika dikonfirmasi kepada sodara Arif dia menjelaskan “IMM FK sebenarnya sudah lama siap mengadakan reor, data dan berkas-berkas telah lengkap dibuat. Namun ketika Fakultas kedokteran pindah ke kampus 4 di daerah Gonilan computer IMM yang berisi data dan berkas-berkas tersebut hilang. Sehingga harus menyusun ulang kembali, dansekarangb terkendala dengan jadwal kuliah dan praktikum yang menumpuk pada semester atas di dalam Fakultas Kedokteran baik prodi Kedokteran Gigi maupun Kedokteran umum”.
Mahasiswa FKU 2012 berharap IMM FK dapat hidup dan menjalankan kegiatanya kembali “kami berharap IMM dapat hidup kembali, kegiatanya seperti bakti sosial dapat bermanfaat bagi kami” lansir M. Sidik mahasiswa FKU 2012. Sodara Manggala mahasiswa FKU 2011 juga berharap “IMM dapat aktif kembali dan menyemarakan atmosfir positif di kampus FK”.

Menanggapi antusis mahasiswa FK UMS yang begitu besar akan keaktifan kembali dari IMM ini, sodara Arif mengatakan akan segera menindak lanjutinya “trimakasih atas antusias dan kepedulian teman-teman terhadap IMM FK, saya akan segera menindak lanjuti dan ketika sudah siap semua dan fix nanti akan di kabarkan”.[BHW/Re]

Juni 13, 2013

Profil TBM FK UMS


Visi:
Mahasiswa Kedokteran sebagai Garda terdepan kegiatan kemanusiaan dan pelayanan kesehatan
Misi:
1. Memberikan bantuan terhadap area yang terkena musibah
2. Memberikan pelayanan kesehatan demi terciptanya hidup yang lebih sehat
3. Menjadika Tim Bantuan Medis sebagai Wadah Kaderisasi Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen
           
TBM FK UMS didirikan pada tahun 2007 sebagai sebuah Tim Bantuan Medis yang dimiliki oleh FK UMS. Setelah sempat mengalami kevakuman, Alhamdulillah pada tahun 2013 TBM lahir kembali ke FK UMS yang sekarang diketuai oleh M. Taufan Akbar. Setelah terlahir kembali tidak mudah untuk mengembalikan keeksisan TBM, tapi sedikit demi sedikit TBM sudah mulai berkiprah dalam berbagai bidang sebagai contoh TBM memiliki banyak kegiatan seperti pengobatan gratis di area Car free Day setiap hari Ahad, menjaga setiap kegiatan seperti LKMM, PPA, dll yang diperlukan. Tak lupa semua ini berkat keaktifan anggota TBM yang sekarang mencapai 30 orang, ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri dimana UKM yg baru terlahir kembali memiliki anggota cukup banyak.
            Bagi adik-adik semester 2 yang ingin mendaftar TBM bagaimana?
Sementara ini TBM anggotanya minimal semester 3 maka, bagi yang beminat harap sabar sebentar menunggu semester 3. Dikarenakan TBM mengupayakan pengoptimalan skill yang harus dimiliki oleh anggotanya, yang mana kalau semester 3 dirasa sudah lumayan mumpuni dalam skill-skill tersebut.

            Kami tunggu kedatangan adik-adik disemester depan salam TBM Gyrus FK UMS ! GO and Work !

Juni 06, 2013

Seminar FSIKI

FSIKI Fakultas Kedokteran UMS kembali mengadakan Seminar Nasional "Dealova" yang diadakan setiap tahunnya. kegiatan kali ini bertemakan "The World Needs You" akan diisi oleh pemateri yang telah ditunggu oleh pemuda dan para mahasiswa tentunya.

mereka adalah dr. Tonang, Makhyan Jibril, dan penulis novel Hafalan Shalat Delisa, Darwis Tere Liye. Kegiatan ini akan diadakan pada tanggal 9 Juni 2013 di gedung psikologi UMS.