Tampilkan postingan dengan label Pengabdian masyarakat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengabdian masyarakat. Tampilkan semua postingan

Juni 25, 2014

Dokter Kecil FK UMS

Foto bersama saat akhir acara

Sabtu, 21 Juni 2014 bertempat di Madrasah Ibtida’yah Muhammadiyah Gonilan, Kartasura, telah dilaksanakan kegiatan pengkaderan dokter kecil kepada siswa-siswi MI Muhammadiyah. Kegiatan dokter kecil yang merupakan salah satu agenda pengenalan profesi dokter kepada siswa-siswi, dimana tujuannya dapat menarik motivasi dan kegigihan siswa-siswi MI kedepan untuk dapat menjadi dokter generasi selanjutnya.

Kegiatan yang di motori oleh salah satu dosen FK UMS dr. M. Shoim  ini juga diharapkan dapat menjadi modal sekaligus spirit kepada siswa-siswi akan pentingnya perilaku hidup sehat. Dalam kegiatan kali ini juga dr. Shoim dibantu oleh salah satu mahasiswa FK UMS diantaranya M. Apriyanda dan Pratama, selain itu juga hadir mahasiswa Co-Ass, Fiqi.

Kegiatan yang dilaksanakan dari pagi hari sampai menjelang siang ini diawali dengan pembagian Kuisioner kepada siswa-siswi untuk di isi, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan pemateri dan pemberian materi yang bertemakan “bahaya jajanan” yang disampaikan oleh Pratama. Di sesi selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Tampak siswa-siswi MI muhammadiyah cukup tertarik dalam kegiatan ini terbukti dari banyaknya penanya dalam sesi tanya jawab.

Kegiatan dokter kecil yang menargetkan kepada siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 ini merupakan program pengenalan pertama dimana harapannya nanti dapat terus berlanjut dan berkembang. “kegiatan ini merupakan awal pengenalan program dokter kecil, dimana nantinya kita akan lanjutkan secara intensif setelah libur lebaran” ungkap dr. Shoim. “kegiatan ini juga nantinya harapannya bisa dikembangkan oleh mahasiswa FK UMS lebih baik dan lebih luas lagi cakupannya” lanjut dr. Shoim saat diwawancarai reporter MAESTRO.

Akhir rangkaian kegiatan dokter kecil ini pun ditutup dengan pembagian makanan dan susu kepada siswa-siswi dan dilanjutkan dengan foto bersama. Harapannya kegiatan  ini dapat terus berlanjut dan berkembang sehingga generasi-generasi penerus dapat semakin semangat untuk menggapai citanya. 

Mei 04, 2014

Pelatihan Gyrus, Siapkan Modal PPGD


Bertempat diruang kelas lantai 6 kampus 4 Fakultas Kedokteran UMS, TBM (Tim Bantuan Medis) Gyrus FK UMS mengadakan pelatihan rutin pada hari Rabu (30 April 2014). Pelatihan yang diadakan ini merupakan pelatihan perdana TBM Gyrus pada periode ini, yang mana kegiatan ini diharapkan bisa menjadikan modal dasar bagi seluruh anggota TBM dan menjadi modal dalam mempersiapkan acara PPGD (Pelatihan Penanganan Gawat Darurat). Pelatihan ini dihadiri oleh alumni dan anggota senior dari TBM Gyrus sebagai pemateri pada acara kali ini.
Pelatihan yang dimulai dari pukul 3 sore sampai menjelang maghrib ini diikuti oleh seluruh anggota TBM Gyrus dengan cukup antusias, dimana pada 2 hari sebelumnya pada tanggal 28 April 2014 TBM sukses mengadakan Donor Darah bekerjasama dengan  Palang Merah Indonesia (PMI) Surakarta. Kegiatan pelatihan perdana ini memang lebih focus ke pemberian materi sebagai tahap awal, sedangkan untuk pelatihan seperti simulasi-simulasi direncanakan akan diberikan pada pelatihan rutin selanjutnya yang masih akan dijadwalkan.

Perkembangan TBM Fakultas Kedokteran diseluruh Indonesia kini memang menjadi acuan tersendiri bagi TBM Gyrus FK UMS untuk menunjukkan eksistensi mereka diantara TBM FK yang lain. Melalui kegiatan-kegiatan seperti inilah diharapkan anggota TBM semakin unggul dalam kualitas serta dapat semakin menumbuhkan kecintaan terhadap TBM Gyrus sendiri tentunya.

Salah satu anggota TBM sekaligus peserta dalam kegiatan ini, Hardistya Rizky saat ditemui mengatakan bahwa memang dalam kegiatan ini kekurangan simulasi menjadi factor yang mengurangi ketertarikan. Namun, untuk pelatihan selanjutnya semoga bisa ada simulasinya tandas Vella (panggilan akrab Hardistya). “Buat TBM harapnnya semoga kedepannya bisa menjalankan visinya sebagai garda terdepan kegiatan kemanusiaan dan oelayanan kesehatan” lanjut vella menutup perbincangan.

Suasana saat pelatihan

Report By : Muhammad Apriyanda

April 29, 2014

TBM FK UMS Share blood share life


Salah seorang pendonor darah
dalam acara TBM Gyrus
        Tim Bantuan Medis atau yang lebih akrab dikenal dengan TBM, adalah salah satu unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang ada di Fakultas Kedokteran UMS. UKM yang sifatnya cepat tanggap dalam penanganan darurat ini, hari senin (28/04/14) di lantai 1 ruang poliknik FK UMS, mengadakan acara yang bakti sosial donor darah. Kegiatan yang berlangsung dari jam 8 pagi sampai jam 12 siang ini berhasil mengumpulkan 30 kantong darah. “Sebenarnya masih banyak peserta yang terdaftar tapi tidak bisa ikut mendonorkan darah, hal ini karena kantong darah yang kebetulan terbatas hari itu. Ada sekitar 16 orang yang terpaksa tidak jadi mendonorkan darahnya.” Demikian menurut ketua TBM, Reza Gusni Saputra.

Ini merupakan kegiatan donor darah pertama yang diadakan oleh TBM Gyrus FK UMS yang bekerjasama dengan PMI Surakarta. Rencananya mereka akan mengadakan kegiatan donor darah setiap 3 bulan sekali. Otomatis selama 1 periode kepengurusan ada sebanyak 4 kali kegiatan donor darah. Selanjutnya akan dilaksanakan sekitar bulan Agustus, sedikit mundur dari jadwal yang ditetapkan mengingat bulan Juli mahasiswa libur akademik. Untuk mengantisipasi banyaknya para pendonor yang akan mendonorkan darahnya, kedepan dari pihak PMI akan mengusahakan untuk menyediakan kantung darah lebih banyak lagi, sekitar 100 kantung.

Harapan dari teman-teman TBM, semoga dengan diadakannya kegiatan donor darah ini, dapat meningkatkan kepedulian kita kepada sesama. Ada banyak masyarakat di luar sana yang membutuhkan pertolongan kita, sedikit saja darah yang kita sumbangkan sangat membantu kehidupan mereka. Juga masukan dari peserta donor yang tidak sempat mendonorkan darahnya karena kantung yang sudah habis agar panitia lebih cepat tanggas, sejak acara dimulai untuk mengumumkan jatah kantung yang tersedia agar tidak membatalkan peserta yang sudah terlanjur mendaftar.

Kalau melihat antusias mahasiswa, khususnya mahasiswa FK, tidak sedikit dari mereka yang ingin mendonorkan darahnya, mungkin ini bisa menjadi tempat untuk melatih keterampilan skill mereka dengan melihat bagaimana petugas PMI memasukkan jarum untuk mengambil darah melalui intra vena. Ada yang unik ketika mereka menemukan pendonor yang daranya merupakan resus negatif (-). Ini merupakan resus minoritas alias resus yang langka, sehingga saat seseorang kekurangan darah, mereka harus mencari golongan darah yang sama dengan resus yang sama pula. Namun demikian bagi para calon praktisi medis, kegiatan ini tidak semata untuk meningkatkan kepedulian sosial, tapi juga menambah wawasan buat mereka untuk memahami prosedur tranfusi darah. Seiring dengan perkembangan zaman, tranfusi darah tidak semata hanya karena golongan darah yang sama, tapi lebih spesifik lagi harus melihat resusnya. Sehingga, istilah yang dulu (mungkin) pernah kita dengar, ada donor universal dan resipien universal itu sudah tidak berlaku lagi.


Berita Oleh : Iwan Mariono

Bulan Bakti BEM FK UMS, Peduli Ibu dan Anak

Foto bersama BEM FK UMS bersama anak-anak TK Aisyiah
Program acara yang dicanangkan oleh ISMKI Nasional akhirnya dapat diselenggarakan dengan sukses oleh BEM FK UMS. Program Bulan Bakti yang bertemakan “Kesehatan Ibu dan Anak” ini diselenggarakan di TK Aisyiah di daerah Gonilan, Surakarta. Acara ini sudah dipersiapkan dengan matang oleh panitia dari jauh-jauh hari tepatnya dari mulai bulan Maret 2014 lalu. Awalnya panitia mencanangkan akan menyelenggarakan program ini di Posyandu terdekat pada tanggal 20 April 2014, namun terdapat kendala dimana Posyandu yang akan dijadikan tempat penyelenggaraan program Bulan Bakti ini tidak siap untuk menyelenggarakan program pada tanggal tersebut. Akhirnya panitia pun memutuskan untuk mencari alternative lain untuk tempat dan waktu, yang akhirnya ditentukan bahwa Bulan Bakti ini akan diselenggarakan di TK Aisyiyah pada tanggal 26 April 2014 dengan pertimbangan yang cukup matang
Gubernur BEM FK UMS, Bayu Hendro menyampaikan bahwa BEM FK UMS tepatnya divisi Pengabdian Masyarakat  adalah Fakultas Kedokteran ke-8 yang berhasil menyelenggarakan Program Bulan Bakti ini bersama dengan 6 Fakultas Kedokteran yang lainnya di hari yang sama. Gubernur BEM FK UMS 2014 juga menuturkan bahwa Ibu kepala sekolah TK AIsyiah sangat antusias dengan apa yang diselenggarakan oleh BEM FK UMS ini dan beliau menuturkan bahwa beliau akan menerima dengan tangan terbuka jika ada acara semacam ini lagi yang akan diadakan BEM FK UMS di TK Aisyiah.
Ketua panitia dari program Bulan Bakti ini, Oktaviana Halisanti menuturkan bahwa program Bulan Bakti ini berjalan sangat sukses. Hal ini dilihat berdasarkan antusiasme ibu dan anak yang sangat tinggi untuk berpartisipasi dalam acara yang diselenggarakan oleh BEM FK UMS. Adapun kegiatan yang tercakup dalam Bulan Bakti yang dilaksanakan ini antara lain lomba merwarnai bagi anak-anak, penyuluhan cuci tangan serta penyuluhan tentang kesehatan Ibu dan Anak yang diikuti oleh ibu-ibu dengan pemateri adalah salah satu dosen FK UMS yakni dr. Retno Sintowati, M.Sc. Santi, selaku ketua panitia mengharapkan semoga acara ini akan menjadi tonggak awal perjuangan yang akan dilaksanakan BEM FK UMS untuk program-program BEM FK UMS selanjutnya.
Kegiatan yang dilaksanakan dari pagi hari ini tentunya memberikan kesan yang luar biasa terhadap peserta Bulan Bakti di TK Aisyiah, baik dari anak-anak maupun ibu orang tua anak yang mengikuti penyuluhan. Selain memberikan kesan terhadap peserta ternyata kegiatan ini juga menjadikan motivasi khusus bagi anggota BEM FK UMS tentunya, yang kini diisi oleh anggota baru yang harapannya dapat memberikan inovasi dan kontribusi lebih kepada BEM FK UMS dan menyokong acara-acara dari ISMKI kedepannya.

Berita Oleh : Adhica Yudwari

Suasana penyuluhan Ibu dan Anak

Interaksi bersama anak-anak saat dikelas