Juni 25, 2014

Nilaiku Malang Liburanku Sayang

                Pada akhir semester seperti ini yang dinantikan adalah sepucuk kertas yang biasanya di tempel pada tempat pengumuman dilantai 6. Bukan lain bukan iya adalah kertas pengumuman remidial. Remidial merupakan kegiatan dalam rangka sebagai sarana untuk memperbaiki ujian lampau  yang hasil akhirnya kurang memuaskan. Pelaksanaan remidial ini nantinya akan di letakkan pada ujung dari kegiatan perkuliahan umum di akhir semester pada hari libur mahasiswa. Selain itu terdapat biaya yang dibayarkan mahasiswa yang mengambil remidial kepada pihak universitas melalui beberapa bank yang telah ditunjuk sebagai tempat dilaksanakan transaksi pembayaran. Itu merupakan sekilas dari pelaksanaan remidial. Pada beberapa mahasiswa khususnya yang berasal dari luar Pulau Jawa, bahkan luar dan dalam Kota Solo pun mengharapkan agar kertas tersebut bisa segera untuk ditempelkan di sana dan diikuti oleh keluarnya jadwal pelaksanaan remidial. 
Ketika hasil ujian yang telah terlaksana di pajang pada papan pengumuman, terlihat banyak sekali ekspresi yang terlihat. Tak banyak mungkin yang bisa tersenyum bebas lepas dan segera menelpon keluarga disana perihal tanggal berapa mereka akan pulang. Pasalnya dari segelintir mahasiswa yang merasa puas akan nilainya di sisi lain ada beberapa mahasiswa yang merasa dirinya gagal untuk meraih nilai yang diharapkan.

Point pertama yang kami ingin garis bawahi disini adalah sebenarnya tidak ada kata gagal. Tidak ada. Kalaupun memang kita mendapatkan nilai yang kurang memuaskan itu adalah sebuah proses belajar yang kita lalui. Dan inilah yang dijadikan untuk acuan belajar kita di proses yang selanjutnya. Terapkan dihati kecil masing-masing untuk berikan yang terbaik, jangan ada remidial,segera berkumpul dengan keluarga. Kalaupun memang hal terpahit adanya remidial ,keputusan untuk mengambil atau tidaknya ada di tangan kita sendiri. Selagi status kita mahasiswa dan masih bisa untuk mengambil remedial silahkan untuk diambil agar nantinya tidak akan menyesal jika kita akan melanjutkan jenjang pendidikan berikutnya. Akan tetapi perlu diwaspadai  jangan jadikan remedial sebagai alasan klasik untuk bersantai yang membuat anda semakin terbuai akan indahnya masa perkuliahan. Point kedua yang bisa diambil hikmah dari kejadian ini adalah mungkin ini merupakan teguran dariNya kepada kita tetapi melalui hasil ujian ini. Silahkan kita untuk merenung kembali pada point kedua tersebut. Point ketiga adalah seberapapun hasil yang didapatkan itu adalah hasil kerja keras anda dan hasil dari setiap doa-doa kita. Selalu ada akhir yang indah disetiap usaha dan doa yang keras. Selain keluarga yang merupakan supporter utama dari setiap usaha kita, silahkan untuk melihat pada sekeliling kita. Disekeliling kita terdapat teman. Silahkan kita saling menjadi supporter untuk teman kita. Dukungan positif seperti apapun itu berikanlah selama itu akan membuatnya menjadi  lebih tenang dan semangatnya menjadi bangkit lagi. 

Semoga dari adanya artikel ini bisa membuat kita lebih bisa bijak dalam menyikapi hal sensitif seperti ini. Dan menjadikan anda,saya dan mereka untuk bisa lebih memiliki semangat untuk adanya perjuangan yang hasilnya tak akan ada hal yang sia-sia. Proses belajar pada dunia kedokteran adalah seumur hidup. Jadi silahkan untuk kita menghidupkan semangat membara di hati sampai nanti.

Hidup Mahasiswa,Hidup !
Sekian .


CNF

Dokter Kecil FK UMS

Foto bersama saat akhir acara

Sabtu, 21 Juni 2014 bertempat di Madrasah Ibtida’yah Muhammadiyah Gonilan, Kartasura, telah dilaksanakan kegiatan pengkaderan dokter kecil kepada siswa-siswi MI Muhammadiyah. Kegiatan dokter kecil yang merupakan salah satu agenda pengenalan profesi dokter kepada siswa-siswi, dimana tujuannya dapat menarik motivasi dan kegigihan siswa-siswi MI kedepan untuk dapat menjadi dokter generasi selanjutnya.

Kegiatan yang di motori oleh salah satu dosen FK UMS dr. M. Shoim  ini juga diharapkan dapat menjadi modal sekaligus spirit kepada siswa-siswi akan pentingnya perilaku hidup sehat. Dalam kegiatan kali ini juga dr. Shoim dibantu oleh salah satu mahasiswa FK UMS diantaranya M. Apriyanda dan Pratama, selain itu juga hadir mahasiswa Co-Ass, Fiqi.

Kegiatan yang dilaksanakan dari pagi hari sampai menjelang siang ini diawali dengan pembagian Kuisioner kepada siswa-siswi untuk di isi, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan pemateri dan pemberian materi yang bertemakan “bahaya jajanan” yang disampaikan oleh Pratama. Di sesi selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Tampak siswa-siswi MI muhammadiyah cukup tertarik dalam kegiatan ini terbukti dari banyaknya penanya dalam sesi tanya jawab.

Kegiatan dokter kecil yang menargetkan kepada siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6 ini merupakan program pengenalan pertama dimana harapannya nanti dapat terus berlanjut dan berkembang. “kegiatan ini merupakan awal pengenalan program dokter kecil, dimana nantinya kita akan lanjutkan secara intensif setelah libur lebaran” ungkap dr. Shoim. “kegiatan ini juga nantinya harapannya bisa dikembangkan oleh mahasiswa FK UMS lebih baik dan lebih luas lagi cakupannya” lanjut dr. Shoim saat diwawancarai reporter MAESTRO.

Akhir rangkaian kegiatan dokter kecil ini pun ditutup dengan pembagian makanan dan susu kepada siswa-siswi dan dilanjutkan dengan foto bersama. Harapannya kegiatan  ini dapat terus berlanjut dan berkembang sehingga generasi-generasi penerus dapat semakin semangat untuk menggapai citanya. 

Juni 06, 2014

TBM GYRUS FK UMS ADAKAN HTTS


Briefing Kegiatan : tampak seluruh anggota TBM Gyrus FK UMS sedang melakukan briefing sebelum memulai kegiatan

Hari tanpa tembakau sedunia atau yang di singkat HTTS ini diperingati tiap tanggal 31 Mei. TBM (Tim Bantuan Medis) Gyrus sebagai salah satu UKM yang ada di Fakultas Kedokteran UMS memperingati HTTS tersebut pada hari Minggu, 1 juni 2014 dengan kegiatan berpusat di salah satu jalan yang ada di area Solo tepatnya Jl.Slamet Riyadi yang mana juga sebagai salah satu tempat fokus keramaian Masyarakat yang ada di kota Solo tentunya.
Kegiatan tahunan yang diadakan ini di lakukan pihak TBM Gyrus FK UMS agar masyarakat yang ada di sekitar Solo atau yang sedang kebetulan berada di area Jl.Slamet Riyadi menyadari bahayanya dampak rokok terhadap tubuh manusia dan sangat tidak ada manfaat positif sama sekali dari merokok. Kegiatan yang dilakukan TBM ini bertemakan “Long Life without Cigarette” yang di mana setiap orang dapat hidup sehat atau hidup panjang tanpa rokok.
Mita Restuning Aji selaku ketua panitia HTTS menyampaikan bahwa kegiatan ini menargetkan masyarakat yang ada di Jl.Slamet Riyadi kota Solo yang bertepatan dengan kegiatan CFD (Car Free Day) yang rutin diselenggarakan tiap hari minggu “ kita memilih kagiatan disana, karena kebetulan pada minggu pagi seperti ini banyak masyarakat sedang berkumpul di Jl.Slamet Riyadi”. Mita mengatakan bahwa kegiatan ini sudah disiapkan dari sekitar satu bulan sebelumnya agar kegiatan ini berjalan sesuai apa yang kita harapkan. Kegiatan yang dilakukan dari pihak TBM mulai dari sosialisasi betapa bahayanya merokok sampai meminta tanda tangan kepada masyarakat yang ada sebagai bentuk mendukungnya hari tanpa tembakau tersebut. Mita juga menambahkan “kita juga melakukan kegiatan  berupa menukar sebatang rokok dengan sebungkus permen, dimana harapannya mereka yang merokok tidak merokok lagi” ungkapnya. Kegiatan ini dimulai dari pukul 06.00 WIB dengan melakukan long march dari area di tutupnya Jl.Slamet Riyadi sampai ke ujung jalan berikutnya, agar setiap warga yang ada tau bahwa merokok sangat tidak baik buat kesehatan.
Salah satu masyarakat yang mendukung kegiatan ini yaitu Rahmat Julianto mengaku sangat menyutujui kegiatan yang telah di lakukan oleh pihak TBM Gyrus FK UMS tersebut dia mengatakan “saya sangat setuju sekali, karena dengan begitu orang-orang sadar kalau merokok itu sangat tidak bagus buat tubuh, apalagi sekarang banyak anak kecil yang merokok juga” ujarnya. Beliau mengharapkan kegiatan ini kalau bisa diadakan tidak setiap tahun saja tapi kalau bisa setiap minggu agar banyak yang sadar, “apalagi asap orang yang merokok itu sangat mengggangu orang lain” keluh Julianto kepada reporter. Dengan adanya kegiatan ini harapannya area Jl.Slamet Riyadi kelak dapat dijadikan area yang bebas dari rokok dan pengguna rokok dapat menyadari betapa merugikannya dampak merokok.

Sosialiasi Kemasyarakat : terlihat beberapa  anggota TBM sedang mensosialisasikan bahaya rokok ke salah satu masyarakat yang ada di Jl.Slamet Riyadi.

Doc. : Budi Fajar K.

Mei 22, 2014

MOM "Magazine of MAESTRO" Inovasi Baru

Untuk mendownload bisa klik Ling berikut
http://issuu.com/maestrofkums/docs/mom_1_5a5e0ae575f6c3
Langkahnya
1. Klik Share
2. Pilih download
3. File tersimpan dan selamat membaca


BELAJAR BARENG CORNEA FK UMS


Suasana saat belajar bersama CORNEA FK UMS

Selasa, 20 Mei 2014 CORNEA FK UMS menyelenggarakan bimbingan belajar bagi  seluruh mahasiswa dan mahasiswi KU angkatan 2013. Bertempat di kampus IV lantai 6 ruang kuliah semester 1. Kegiatan ini dilaksanakan sejak pukul 19.00 s/d 21.00. Peserta yang menghadiri kegiatan ini cukup antusias, terbukti dengan jumlah peserta yang tidak kurang dari 100 orang.
Kegiatan bimbingan belajar bersama CORNEA ini merupakan kegiatan yang ditujukan bagi mahasiswa Kedokteran Umum (KU) angkatan 2013 dalam rangka menghadapi reponsi blok life cycle yang akan dilaksanakan pada hari kamis, 22 Mei 2014. Materi yang dibahas dalam bimbingan belajar yang pertama kali digelar oleh CORNEA ini berkaitan tentang Embriologi (ilmu yang membahas tentang perkembangan embrio). “Acara ini sangat luar biasa, harapannya sih bisa terus berlanjut hehe...” tandas Yoga selaku peserta pada acara Bimbingan belajar ini. Sebernarnya acara bimbingan belajar seperti ini sudah pernah digelar oleh FSIKI. Namun, bagi CORNEA ini merupakan kali pertama mengadakan acara bimbingan belajar di tahun 2014.
Kegiatan ini juga menghadirkan 4 asdos (Asisten Dosen) Anatomi dari Mahasiswa Kedokteram Umum angkatan 2012 diantaranya adalah Junia Astri Damayanti, Muhamad Prayoga, Rian Budi Gunawan dan Nanda Dwi Mahara yang tampak hadir pada kegiatan kali ini. “Kegiatan ini bagus, bisa meningkatkan rasa kekeluargaan dan saling silaturahmi antara mahasiswa kedokteran” tandas Nanda. Tanggapan muncul dari pemrakarsa kegiatan yang juga sekaligus Ketua Umum CORNEA yaitu Prayoga “Alhamdulillah peserta antusias. harapannya semoga kegiatan ini bisa dilanjutkan oleh adik-adik KU angkatan 2013 kepada KU angkatan 2014. Sehingga ada regenerasi yang semakin bagus”.


Doc. : Ferdy Arif Fadillah