Mei 06, 2014

Satu Ruangan untuk tiap Ormawa (Organisasi Mahasiswa)


FAKULTAS KEDOKTERAN, UMS – Rabu (23/04). Akhirnya tiap UKM mendapatkan ruangannya masing-masing, hal ini dibuktikan dengan diadakannya rapat untuk membahas hal tersebut. Bertempat di ruang guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Muhammaiyah Surakarta. Pada rapat tersebut dihadiri oleh wakil dekan II dr. Anika Candrasari, wakil dekan III dr. Burhanudin Ichsan, Ibu Warti, serta perwakilan dari masing-masing UKM beserta gubernur BEM, DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa) dan IMM.
Pada rapat tersebut terbentuklah hasil sebagai berikut, terdapat dua ruangan besar yang akan dibagi menjadi ruang DPM, IMM dan 4 UKM. Pertama, ruang poliklinik dibagi menjadi 4 bagian, yang akan digunakan oleh UKM Maestro (Lembaga Jurnalis Kampus), UKM Cornea (Lembaga Riset dan Penelitian), UKM Kosmo (Kompetesi Olahraga), serta DPM. Ruangan kedua yakni bekas Cadaver yang sudah dikosongkan, ruangan ini akan digunakan untuk ruangan IMM dan UKM TBM (Tim bantuan medis) yang dirangkap sekaligus dengan Poliklinik. TBM dan Poliklinik ditempatkan dalam satu ruangan dengan harapan kinerja serta koordinasi TBM menjadi lebih baik.  
Menurut ketua DPM, Nur Azikin Rozali, pembagian ruangan dirasa sudah adil.
Saya merasa senang akan hal ini karena baru tahun ini bisa terlaksana, juga bersyukur karena masing-masing ormawa (UKM, DPM dan IMM) telah mendapatkan ruangannya. Semoga ruangan yang telah diberikan dapat digunakan dengan baik, namun untuk pembagian keseluruhan secara detail, saya masih belum tahu. Dia juga menambahkan bahwa dari pihak UKM memberi rekomendasi kepada Dakanat untuk menyediakan barang-barang yang dibutuhkan seperti meja, kursi, lemari, dan berbagai barang penting lainnya.


[Zulfikar Adi Gumawang]

Mei 04, 2014

Sistem pembayaran SPP UMS

Ada satu hal yang terasa begitu menyulitkan bagi Mahasiswa UMS, yakni masalah pembayaran SPP. Universitas Muhammadiyah Surakarta tidak memberlakukan sistem pembayaran transfer, padahal ini bukanlah kampus yang secara kuantitas mahasiswanya sedikit. Ada ribuan mahasiswa dari berbagai fakultas yang kuliah di sini. Itu artinya setiap kali pembayaran SPP semua harus mengantri di depan Bank (Bank Jateng dan Bank Bukopin). Walhasil yang kadang membuat banyak mahasiswa jadi dongkol, sudah lama mengantri, eh, bank-nya sudah tutup. Masalah yang mungkin sepele bagi sebagian orang, tapi justru perlu jadi perhatian bagi badan administrasi kampus jika ingin meningkatan mutu pelayanannya.

Boleh jadi ini sudah menjadi wacana lama bagi rektorat, tapi sampai hari ini, belum ada realisasi yang pasti, sistem pembayaran masih saja bersifat manual.

Terlebih bagi mahasiswa kedokteran, yang secara letak lokasinya lumayan jauh dari kampus pusat. Hal ini lumayan merepotkan mereka. Sistem pengumuman juga dirasa masih kurang jelas, tidak ada jarkom atau pengumuman di mading kapan mulai waktunya pembayaran selain info dari mulut ke mulut. Penyampaian lisan itupun kadang telat k`arena penyampaiannya yang mendadak, kadang disampaikan H-1. Padahal, SPP untuk FK UMS tidaklah sedikit, lumayan banyak kalau dibandingkan fakultas lain. Intinya kalau dirata-rata, tiap angkatan hampir 5 juta/mid semester. Berarti sekitar 9 jutaan per semesternya. Nah, hal ini jika tidak ada pengumuman beberapa minggu atau beberapa bulan sebelumnya akan terasa berat, karena orang tua mahasiswa yang bersangkutan tidak semuanya punya persiapan jika infonya diberitahukan mendadak seperti itu.

Iwan Mariono

Mahasiswa FK UMS

ASSALAMU’ALAYKUM, WORLD !!!


FSIKI (Forum Studi Ilmu Kedokteran Islam) merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMS yang bergerak di bidang dakwah dan ilmu kedokteran Islam. Organisasi yang banyak memiliki program kerja berkualitas ini, akan kembali mengadakan salah satu program kerja terbaiknya dari divisi Hubungan dan Informasi, yaitu “DEALOVA”.
DEALOVA (De Alliance of Venerable Human) merupakan seminar yang bertujuan untuk memperat ukhuwah dan sarana untuk meningkat potensi diri menjadi muslim berprestasi. Program kerja yang sudah terbentuk sejak 3 tahun yang lalu ini, mengangkat tema dan menghadirkan pembicara-pembicara yang luar biasa, diantaranya Oki Setiana Dewi dengan tema “Cinta” dan Darwis Tere Liye dengan tema “Menembus Batas”.
Pada Juni 2014 ini, DEALOVA 4 ingin mengulang keberhasilan terdahulunya dengan mengambil tema “Muslim Go Internasional”, yang merupakan gagasan dari panitia serta teman-teman untuk dapat memberikan suasana baru dari seminar sebelumnya. Adapun tujuan pengambilan  tema tersebut adalah untuk mampu memberikan pemahaman bagi pemuda pemudi muslim untuk memikirkan serta merenungkan tujuan hidupnya serta bagaimana cara agar dapat mengembangkan passion dan mimpi hingga mampu mewujudkannya dan meraih prestasi hingga ke kancah internasional.
DEALOVA 4 dengan tema “Muslim Go Internasional” ini akan menyuguhkan pembicara luar biasa dengan sub tema yang hangat untuk dibahas. Subtema diantaranya adalah :
1.      The miracle of “Contemplation Room” yang akan dipresentasikan  oleh seorang motivator dan  penulis buku “Notes from 100 days in Taiwan”, Ario Muhammad M.Sc.Eng.
2.      Start from Loving and Giving, dipresentasikan oleh salah satu dokter muda berprestasi yang mendapatkan penghargaan dari Ratu Inggris berkaitan dengan “asuransi sampah, dr. Gamal Albinsaid
3.      Hi Beautiful World, What Can We Do? dipresentasikan oleh penulis buku best seller trilogi “Negeri 5 Menara”,  serta peraih sembilan beasiswa ke luar negeri, Ahmad Fuadi.
Ketiga pembicara tersebut akan menggemparkan ruang Auditorium Djazman UMS pada hari Minggu, 8 Juni 2014 dengan sajian subtema yang sangat menarik serta sangat rugi jika kita lewatkan begitu saja. Diharapkan antuisme yang sangat tinggi bagi pemuda – pemudi muslim untuk dapat berpartisipasi pada seminar DEALOVA tahun ini dan mari bersama-sama kita menorehkan prestasi hingga ke kancah internasional.
Ditunggu kehadirannya…….
Salam ukhuwah untuk kalian saudaraku

“MAN JADDA WA JADDA”
Siapa yang Bersungguh-sungguh akan sukses

Pelatihan Gyrus, Siapkan Modal PPGD


Bertempat diruang kelas lantai 6 kampus 4 Fakultas Kedokteran UMS, TBM (Tim Bantuan Medis) Gyrus FK UMS mengadakan pelatihan rutin pada hari Rabu (30 April 2014). Pelatihan yang diadakan ini merupakan pelatihan perdana TBM Gyrus pada periode ini, yang mana kegiatan ini diharapkan bisa menjadikan modal dasar bagi seluruh anggota TBM dan menjadi modal dalam mempersiapkan acara PPGD (Pelatihan Penanganan Gawat Darurat). Pelatihan ini dihadiri oleh alumni dan anggota senior dari TBM Gyrus sebagai pemateri pada acara kali ini.
Pelatihan yang dimulai dari pukul 3 sore sampai menjelang maghrib ini diikuti oleh seluruh anggota TBM Gyrus dengan cukup antusias, dimana pada 2 hari sebelumnya pada tanggal 28 April 2014 TBM sukses mengadakan Donor Darah bekerjasama dengan  Palang Merah Indonesia (PMI) Surakarta. Kegiatan pelatihan perdana ini memang lebih focus ke pemberian materi sebagai tahap awal, sedangkan untuk pelatihan seperti simulasi-simulasi direncanakan akan diberikan pada pelatihan rutin selanjutnya yang masih akan dijadwalkan.

Perkembangan TBM Fakultas Kedokteran diseluruh Indonesia kini memang menjadi acuan tersendiri bagi TBM Gyrus FK UMS untuk menunjukkan eksistensi mereka diantara TBM FK yang lain. Melalui kegiatan-kegiatan seperti inilah diharapkan anggota TBM semakin unggul dalam kualitas serta dapat semakin menumbuhkan kecintaan terhadap TBM Gyrus sendiri tentunya.

Salah satu anggota TBM sekaligus peserta dalam kegiatan ini, Hardistya Rizky saat ditemui mengatakan bahwa memang dalam kegiatan ini kekurangan simulasi menjadi factor yang mengurangi ketertarikan. Namun, untuk pelatihan selanjutnya semoga bisa ada simulasinya tandas Vella (panggilan akrab Hardistya). “Buat TBM harapnnya semoga kedepannya bisa menjalankan visinya sebagai garda terdepan kegiatan kemanusiaan dan oelayanan kesehatan” lanjut vella menutup perbincangan.

Suasana saat pelatihan

Report By : Muhammad Apriyanda

Mei 01, 2014

Pelantikan dan Janji Dokter Muda Fakultas Kedokteran UMS

Foto bersama pada Pelantikan dan Janji Dokter Muda

Bertempat di kampus 4 Fakultas Kedokteran UMS, digelar acara Pelantikan dan Janji Dokter Muda (Sabtu, 26 April 2014). Sebanyak 87 peserta mengikuti Pelantikan dan Janji Dokter Muda ini, yang mana para dokter muda ini nantinya akan melaksanakan pendidikan klinis di Rumah Sakit. Hadir sebagai saksi Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta Prof. Dr. Bambang Subagyo, dr., Sp. A (K) beserta Wakil Dekan, serta tamu undangan yang turut serta menghadiri acara janji dokter muda kali ini.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Bambang Subagyo, dr., Sp. A(K) menyampaikan agar para dokter muda yang akan diambil janji ini bisa menjunjung nama baik FK UMS dan mengutarakan bahwa Attitude, Knowledge, dan Skill adalah pegangan yang harus selalu diemban para calon dokter muda. Begitu pula sambutan yang diberikan saksi-saksi yang sempat hadir, selain pesan kepada calon dokter muda yang akan diambil janji ini, tentunya adalah ucapan selamat karena telah memasuki fase baru dalam proses pendidikan dokter mereka. Dalam waktu dekat para dokter muda akan segera bergelut dengan dunia klinis di Rumah Sakit.
Acara yang dimulai dari pukul 9 pagi ini diakhiri dengan penandatanganan janji dokter muda satu persatu oleh Dekan Fakultas Kedokteran UMS setelah sebelumnya dilakukan pengucapan janji dokter muda yang dipimpin oleh salah seorang mahasiswa, Hasmeinda dan Nia. Acara ini berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan ucapan hamdallah.
Disela-sela waktu setelah acara Pelantikan dan Janji Dokter Muda, Achmad Nur Ansyah, salah satu peserta yang kami temui mengutarakan bahwa acara yang belangsung dengan khidmat ini menjadi pemacu motivasi kedepannya. “Melalui acara janji dokter muda kali ini semoga bisa memberikan motivasi agar nanti saat menajalani Co-Ass bisa menerapkan ilmu, pesan, dan amanah yang telah di jalani selama belajar di kampus.” Ungkap A’an (panggilan akrab Achmad).

Peserta Pelantikan dan Janji Dokter Muda

Peserta Pelantikan dan Janji Dokter Muda bersama Dekan dan Wakil dekan FK UMS

Report by : Muhammad Apriyanda